Archive for the ‘Informasi’ Category

Settings Printer di UBUNTU

Saturday, August 7th, 2010

Bagi rekanz yang pakai Ubuntu (atau distro Linux) lainnya dan mengalami kesulitan dalam mengakses printer yang dipasang di komputer M$ Windows (untuk Ubuntu, pesan yang sering terjadi adalah : “Unable to connect to SAMBA host, will retry in 60 seconds… ERROR dst”)
bisa ikuti tips berikut :
1. Sharing printer anda yang ada di M$ Windows. Beri nama share yang mudah.
2. Cari tahu IP Address komputer M$ Windows (bisa dengan START | RUN | IPConfig atau lihat di property My Network Places)
3. Klik START | CONTROL PANEL | ADD REMOVE PROGRAMS | ADD WINDOWS COMPONENTS dan aktifkan NETWORK FILE & PRINT SERVICES
4. Setting Printer di Ubuntu, pilih UNIX LPD PRINTER. Isi HOST dengan IP Address komputer M$ Windows dan QUEUE NAME dengan nama share printer.
Hal ini bisa dijadikan alternatif jika setting Samba tidak berhasil melakukan koneksi ke printer M$ Windows. Saya sudah melakukan ujicoba dengan Ubuntu 5.04 Hoary terhadap M$ Windows 2000 Prof.
bagi teman-teman yang mengunakan open office di Ubuntu dalam bekerja trus ingin langsung memprint dari Ubuntu,tapi belum tau caranya maka saya akan coba berbagi cara menginstall printer di Ubuntu
caranya adalah sebagai berikut :
catatan:
Ubuntu saya mengunakan bahasa Indonesia jadi nama/perintah yang saya gunakan adalah nama/perintah dalam indonesia
(kalo Ubuntu temen-temen yang pake bahasa inggris artikan aj sendiri ya…)
1. Colok Printer ke komputer (kali ini saya mengunakan HP deskjet 3920)
pilihlah menu Sistem > Administrasi > Mencetak
2.Dobel klik New Printer untuk mulai menambah printer
3.Beberapa saat akan muncul tampilan kecil yang menyatakan sedang mengakses basis data pencetak yang ada,apabila terdapat pesan kesalahan,pastikan bahwa layanan pencetak (cupsys) dalam keadaan aktif
(Cek melalui menu sistem > Administrasi > layanan)
4.Tampilan berikut untuk menentukan jenis printer yang digunakan (biasanya printer kita langsung terdetect)lalu klik Maju
5.Tampilan berikutnya berisi penentuan driver yang akan dipakai sesuai dengan jenis pencetak yang terpasang.Biasanya driver sudah terdeteksi secara otomatis.Tekan maju untuk melanjutkan proses pemasangan.
6.Tampilan berikutnya berisi tampilan untuk menambah informasi tambahan bahan yang mungkin akan ditambahkan pada pencetak tersebut.Isilah sesuai keinginan kita dan tekan tombol terapkan untuk menyelesaikan proses pemasangan printer.
7.Setelah proses pemasangan selesai maka akan mumcul icon printer baru lengkap dengan status pencetak tersebut sekarang ini
8.Silakan mencetak sebuah halaman untuk menguji

10 Anti Virus Terbaik 2010

Wednesday, July 14th, 2010

Inilah Antivirus Terbaik 2010 - AV-comparatives di penghujung tahun 2009 ini mengeluarkan hasil test terbarunya. Kali ini merupakan Proactive/ Retrospective Test, yang merupakan test terakhir di tahun 2009. Test ini melengkapi test sebelumnya.

Apa itu Proactive test dan bagaimana hasil test Antivirusnya ?

Secara singkat, Proactive / Retrospective Test merupakan test terhadap virus (malware) baru yang belum dikenal
(belum terdapat dalam database).

Test kali ini menggunakan Antivirus dan versi yang sama dengan test sebelumnya, dan semua produk antivirus di update pada tanggal 10 Agustus 2009. Sedangkan Malware (virus) yang digunakan diambil dari virus baru yang muncul diantara tanggal 11 sampai 17 Agustus 2009 dengan Jumlah total sebanyak 23.237 malware (worm, backdoor,trojan dan virus).
Inilah keunikan Proactive test, dimana antivirus digunakan untuk mengetes antivirus baru yang belum terdapat dalam daftar databasenya. Sehingga Antivirus biasanya menggunakan deteksi yang lebih dalam terhadap tingkah laku file/virus tersebut. Dan memang wajar jika hasilnya cukup banyak yang tidak terdeteksi.

Antivirus dan versinya yang disertakan dalam test ini adalah :

* Avast! Professional Edition 4.8.1384
* AVG Anti-Virus 8.5.406
* Avira Antivir Premium 9.0.0.446
* BitDefender Anti-Virus 13.0.13.254
* eScan Anti-Virus 10.0.997.491
* ESET NOD32 Antivirus 4.0.437.0
* F-Secure Anti-Virus 10.00.246
* G DATA Antivirus 20.0.4.9
* Kaspersky Anti-Virus 9.0.0.463
* Kingsoft Antivirus 2009.08.05.06
* McAfee VirusScan Plus 13.11.02
* Microsoft Live OneCare 2.5.2900.28
* Norman Antivirus & Anti-Spyware 7.10.02
* Sophos Anti-Virus 7.6.10
* Symantec Norton Anti-Virus 17.0.0.136
* Trustport Antivirus 2.8.0.3017

HASIL TEST

Sedikit berbeda dengan test sebelumnya, kali ini antivirus yang paling banyak mendeteksi adalah Avira, baru kemudian G-DATA. Selengkapnya bisa dilihat sebagai berikut :

Antivirus Terbaik 2010

74% Avira
66% G DATA
64% Kaspersky
60% ESET QQ NOD32
56% F-Secure, Microsoft
53% Avast, BitDefender, eScan
49% AVG, Trustport
47% McAfee
36% Symantec
34% Sophos
32% Norman, Kingsoft

Meskipun begitu, AV-comparatives dalam memberikan rangking juga menggunakan
banyaknya kesalahan mendeteksi file yang bukan virus.

sumber :

10 Anti Virus terbaik vs 10 Virus terkejam

Sunday, March 28th, 2010

10 Top AntiVirus

Berikut 10 Antivirus Terbaik 2009 yang dikeluarkan oleh TopTenREVIEWS:

Peringkat 1 : BitDefender Antivirus (www.bitdefender.com)

Peringkat 2 : Kaspersky Anti-Virus (www.kaspersky.com)

Peringkat 3 : Webroot Antivirus (www.webroot.com)

Peringkat 4 : ESET Nod32 (www.eset.com)

Peringkat 5 : AVG Anti-Virus (www.avg.com)

Peringkat 6 : Vipre Antivirus + Antispyware (www.vipreantivirus.com)

Peringkat 7 : F-Secure Anti-Virus (www.f-secure.com)

Peringkat 8 : Trend Micro (www.trendmicro.com)

Peringkat 9 : McAfee VirusScan (www.mcafee.com)

Peringkat 10 : Norton AntiVirus (www.symantec.com)

ini lawan nya….

10 Virus Komputer Terkejam di Dunia

1.Storm Worm
Muncul taon 2006, disebut “Storm Worm” karena nyebar via email dengan judul “230 dead as storm batters Europe”. Storm worm adalah program Trojan house. beberapa versinya bisa buat komputer menjadi bots. Atau biasa digunakan hacker untuk spam mail melalui internet.

2. Leap-A/Oompa- A
Mac yang punya konsep security through obscurity yakin tidak akan terserang virus karena OS nya sistem tertutup. Tapi tahun 2006, virus Leap-A atau biasa disebut Oompa-A muncul. Nyebar lewat iChat pada Mac. Setelah Mac terserang, virus itu akan mencari kontak melalui iChat dan kirim pesan ke tiap kontak itu. Pesannya itu berisi file corrupt yang berbentuk JPEG. Memang tidak berbahaya, namun hal ini menyatakan bahwa masih mungkin akan ada virus berbahaya yang menyerang MAC.

3. Sasser and Netsky
Penciptanya anak Jerman umur 17 tahun, Sven Jaschan. Sasser nyerang Microsoft Windows. Sasser ini ga nyebar via email. Tapi jika satu komputer koneksi ke komputer yang kena virus ini. Virus ini bikin komputer tidak bisa di-shutdown tanpa cabut power. Netsky nyebar melalui email dengan 22 Kb attachment file dan jaringan Windows. Bisa bikin serangan DoS. Sven Jaschan tidak dipenjara hanya diberi masa percobaan 1 taon 9 bulan, karena umurnya masih di bawah 18 taon.

4. MyDome (Novarg)
Mulai nyerang tanggal 1 Februari 2004, virus ini buat backdoor di OS. Pertama kali tanggal 1 itu mulai DDoS. Kedua, tanggal 12 Feb, virus ini berhenti menyebar dan mulai buat backdoors. MyDoom menyebar via email, selain itu selalu search di search engines, seperti Google mulai menerima jutaan permintaan pencarian dan bikin lambat sampai akhirnya crash. Gara2 MyDoom, Senator US Chuck Schumer mengajukan pembuatan National Virus Response Center.

5.SQL Slammer/Saphire
Muncul Januari 2003, nyebar cepet lewat internet. Waktu itu bikin layanan ATM Bank Amerika crash, ancurnya layanan 911 Seattle, dan Continental Airlines membatalkan beberapap penerbangan karena eror check in ama tiketing. Bikin rugi lebih dari $1 milliar sebelum dipacthed.

6.Nimda
Ini juga tahun 2001, kebalikan dari kata “admiN”. Penyebarannya sangat cepat, menurut TruSecure CTO Peter Tippet, Nimda hanya butuh 22 menit buat menjadi Top Ten saat itu. Target nya server2 Internet, menyebar lewat Internet. Nimda akan ngebuat backdoor ke OS. jadi penyerang bisa akses ke server dan berbuat apa saja Nimda juga menjadi DDoS.

7.Code Red & Code Red II
Muncul musim panas 2001, nyerang OS Windows 2000 & NT. Virusnya bakal bikin buffer penuh jadi ngabisin memori. Paling seru waktu berhubungan ama White House, semua komputer yang kena virus ini bakalan otomatis akses ke web server di White House barengan, jadi bikin overload, alias serangan DDoS. Akhirnya Microsoft rilis patchnya saat itu.

8.The Klez
Nongol taon 2001, menyebar via email, replikasi trus kirim ke orang2 di address book. Bikin komputer ga bisa beroperasi, bisa berhentiin program antivirus.

9.ILOVEYOU
Abis “Melissa”, muncul dia dari Filipina, bentuk nya worm, program standalone dapat me-replikasi sendiri. Menyebar via email, judulnya”surat cinta” dari pengagum rahasia . Original file nya LOVE-LETTER- FOR-YOU.TXT. vbs. VBS singkatan Visual Basic Scripting. Penciptanya adalah Onel de Guzman dari Filipina.

10.Melissa
Dibikin taon 1999 sama David L Smith, basicnya Microsoft Word macro. Menyebar via email dengan dokumen “Here is that document you asked for, don’t show it to anybodey else.”. Kalau sampe dibuka, virus akan replikasi dan otomatis ngirim ke top 50 di address book email. Smith dipenjara 20 bulan ama denda $5000 dan melarang akses komputer tanpa pengawasan.

TAMBAHAN gan!

ada lagi gan ! dari Amerika, nama Virusnya “Life is beautiful”...
kalo di tekan Virusnya berakibat fatal yaitu dapat menghapus semua File di kompi. ada tulisannya jika ditekan Virusnya ” it’s no longer again, your life isn’t beautiful”.
from agan Rizal Gading

Ditulis oleh G.A (Kaskuser)

6 Langkah Menumpas Virus Deadlock

Monday, August 17th, 2009

Jakarta - Virus Deadlock terbilang ganas. Jika komputer sudah terinfeksi, siap-siap saja pada tanggal 12 dan 13 semua data-data Anda akan dihancurkan, baik di hardisk, Flashdisk dan O/S Windows sehingga menampilkan pesan NTLDR is Missing.

Namun jika sudah menjadi korban Deadlock, jangan sekali-kali menginstal ulang OS Anda ke hardisk yang mengandung data yang hilang tersebut. Lakukan proses recovery data penting dengan menggunakan aplikasi data recovery dan metode yang benar.

Sebab, jika Anda menginstal ulang OS ke hardisk yang mengandung data yang ingin direcover, kemungkinan keberhasilan recovery akan sangat rendah.

Namun virus ini juga bisa ditangani dengan cara manual. Berikut 6 langkah singkatnya yang diramu Vaksincom:

1. Disable [System Restore] selama proses pembersihan.

2. Matikan proses virus yang aktif di memori, gunakan tools pengganti Task Manager seperti ‘Process Explorer’,kemudian matikan proses yang mempunyai nama mysql.exe dan apache.exe. Silahkan download tools tersebut di url berikut: ttp://technet.microsoft.com/en-us/sysinternals/bb896653.aspx

3. Agar virus ini tidak dapat aktif kembali sebaiknya blok file tersebut agar tidak dapat dieksekusi dengan mendaftarkan pada Software Restriction Policies. Fitur ini hanya ada pada komputer dengan sistem operasi Windows XP Professional/Windows Server 2003/Windows Vista dan Windows Server 2008.

Caranya:
-. Start — Run ketik perintah SECPOL.MSC kemudian klik tombol [OK]
-. Setelah muncul layar Local Security Settings, klik kanan pada menu Software Restriction Policies lalu klik Create New Policies
-. Pada menu Software Restriction Policies, klik Additional Rules
-. Klik kanan pada Additional Rules, kemudian pilih New Hash Rule, dan akan muncul layar New Hash Rule
-. Pada kolom File hash klik tombol Browse, kemudian arahkan ke direktori [C:\Windows\system32\apache.exe] dan klik tombol [Open]
-. Pada kolom Security level pilih [Disallowed]
-. Pada kolom description boleh di isi atau dikosongkan saja
-. Klik tombol [Apply] dan [Ok]

Catatan: Jika komputer Anda tidak terinstall Windows XP Professional/2003 Server/Vista/2008 lewati langkah ini.

4. Hapus string registry yang sudah diubah oleh virus. Untuk mempercepat proses perbaikan salin script di bawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama repair.inf kemudian jalankan file tersebut dengan cara:

-. Klik kanan file repair.inf
-. Klik [Install]

[Version]

Signature=”$Chicago$”

Provider=Vaksincom

[DefaultInstall]

AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del

[UnhookRegKey]

HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”

HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”

HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”

HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”

HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,”regedit.exe “%1″”

HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, “Explorer.exe”

HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, “cmd.exe”

HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, “cmd.exe”

HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, “cmd.exe”

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0×000000ff,255

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0×000000ff,255

[del]

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, apache

HKLM, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, mysql

5. Hapus file induk virus yang ada di direktori
-. C:\Windows\system32\apache.exe
-. C:\Windows\system32\mysql.exe

6. Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang, install dan scan dengan menggunakan antivirus yang up-to-date.

Anda juga dapat menggunakan Norman Malware Cleaner, silahkan download tools tersebut di alamat berikut: http://www.norman.com/support/support_tools/58732/en-us

Jika komputer yang terinfeksi Deadlock ini tidak dapat melakukan booting Windows dengan muncul pesan error NTLDR Is Missing, sebaiknya lakukan install ulang.

Sementara untuk data yang telah dihapus silahkan Anda recovery dengan menggunakan software recovery seperti GetData Back/Easy Recovery/Recovery my Files, tetapi hal ini tidak akan menjamin semua data akan dapat diselamatkan.

Hacking Email Telkom.net Dan Pencegahannya.

Tuesday, August 11th, 2009

Telkom.net dan Plasa.com adalah fasilitas email gratis yang diberikan oleh PT Telkom. Pengguna email telkomnet dan plasacom patut waswas, karena amat mudah untuk menghack email di sana. Hanya dengan membuka sebuah email yang telah dirancang khusus oleh attacker, email anda bisa menjadi milik attacker. Dalam artikel ini saya akan tunjukkan apa kelemahannya, bagaimana cara mengexploitasi kelemahan itu dan tentu saja bagaimana cara agar terhindar dari serangan itu.

Webmail Session Hijacking

Teknik hacking email dalam artikel ini adalah dengan cara hijacking session. Oleh karena itu teknik ini hanya bisa dilakukan pada webmail telkom.net dan plasa.com, pengguna telkom.net dan plasa.com yang menggunakan Outlook/Thunderbird tidak rentan terhadap serangan ini.

Karena http adalah protokol yang stateless, sedangkan untuk membuat session server harus bisa memantau state user, maka digunakanlah session ID sebagai kunci atau penanda suatu session. Bila sessionID diketahui attacker, maka attacker bisa menguasai session korban. Orang lain, siapapun yang membawa sessionID anda, akan dianggap oleh server sebagai anda. Hijacking session adalah usaha untuk mendapatkan session ID korban, dengan cara predicting, capturing, atau fixating session ID.

SessionID diberikan oleh server dan harus dikembalikan lagi oleh browser (client) setiap kali membuat request. Mekanisme penyimpanan dan pengiriman session ID bisa dilakukan dengan dua cara:

  1. Session Cookie: Session ID diberikan server dalam bentuk cookie dan disimpan oleh browser. Setiap browser melakukan request, cookie tersebut akan dikembalikan ke server lagi sebagai bukti bahwa user tersebut adalah masih orang yang sama.
  2. URL Rewriting: Server menyisipkan session ID dalam halaman html yang dikirimkan ke browser. Session ID tersebut dimasukkan dalam bentuk URL di tag html tertentu seperti link (tag A). Contohnya bila URL link aslinya adalah http://www.somesite.com/inbox.php Oleh server link tersebut akan disisipkan sessionID menjadi:

    <A href="http://www.somesite.com/inbox.php?PHPSESSID=xxxxxxxxx“>INBOX</A>

    Dengan cara ini setiap kali user mengklik link tersebut, maka sessionID juga akan dikirim ke server sebagai bukti bahwa user tersebut adalah pengguna session yang sah.

SessionID paling aman disimpan dan dikirim kembali ke server dalam bentuk cookie, apalagi bila cookie tersebut diamankan dengan bit secure atau httponly. Kemungkinan serangan yang bisa dilancarkan untuk mencuri cookie adalah dengan XSS attack dan sniffing attack, kedua jenis serangan itu bisa dicegah dengan bit secure dan httponly.

Bila cookie telah diamankan dengan secure bit, maka cookie tersebut tidak bisa dicuri dengan sniffing karena cookie hanya dikirim melalui https, cookie tersebut juga tidak bisa dicuri dengan serangan XSS karena akses javascript terhadap cookie telah ditutup. Bila cookie hanya dilindungi dengan httponly, maka cookie itu aman dari serangan XSS, namun rentan sniffing bila cookie dikirimkan melalui http biasa.

Berbeda dengan cookie, menyimpan Session ID dalam URL sangatlah berbahaya, karena URL mudah dilihat, dikopi dan disimpan dalam bookmark, log file dan sebagainya. Selain itu sessionID juga bisa bocor ke tempat lain melalui header Referer. Sebab header Referer bertugas membawa URL dimana sebuah request dilakukan. Bila dalam suatu halaman terjadi request untuk mengambil gambar, maka header Referer akan mengandung URL dari halaman tersebut. Dalam artikel ini saya akan menggunakan jurus header Referer untuk membajak session webmail Telkom.net dan Plasa.com. Bagi pemilik situs, tentu sering melihat header ini dengan program statistic seperti Awstats untuk melihat pengunjung situs berasal dari situs mana saja.

telkom.net URL
plasa.com URL

SessionID webmail Telkom.net dan Plasa.com disimpan pada URL sehingga memudahkan pembajakan session. Mari kita lihat bagaimana bentuk URL webmail telkom.net dan plasa.com:

http://mail.telkom.net/Session/206017-7vY8EVuJF2935NV9Fhzl-kmbcuww/mailbox.wssp?Mailbox=INBOX&amp;
http://mail1.plasa.com/Session/70174-k2O8e3vcnJEFxmxWYpOX-kmbcuwc/mailbox.wssp?Mailbox=INBOX&amp;

Stealing SessionID from Referer Header

Session ID pada URL telkom.net dan plasa.com disisipkan setelah /Session/ hingga karakter / (slash). Sekarang bagaimana caranya attacker bisa mengetahui URL yang sedang dibuka korban di browsernya? Di awal saya sudah menyebutkan sekilas tentang header request yang bernama Referer. Tugas dari header ini adalah mengirimkan URL halaman yang melakukan request. Agar lebih jelasnya mari kita lihat sebuah contoh.

Ketika pengunjung sedang membuka halaman dengan URL:

http://mail.telkom.net/Session/235581-9w3zNaNskYc1v7ln5DDJ-kmbcuww/Mailbox.wssp?Mailbox=INBOX

Kemudian ketika terjadi request ke sebuah file image:

http://mail.telkom.net/Session/235581-9w3zNaNskYc1v7ln5DDJ-kmbcuww/batal.gif

Maka pada request GET tersebut akan ada header seperti di bawah ini:

0
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
GET /Session/235581-9w3zNaNskYc1v7ln5DDJ-kmbcuww/batal.gif HTTP/1.1
Host: mail.telkom.net
User-Agent: Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 5.1; en-US; rv:1.9.0.10) Gecko/2009042316 Firefox/3.0.10 GTB5 ImageShackToolbar/5.0.0
Accept: image/png,image/*;q=0.8,*/*;q=0.5
Accept-Language: en-us,en;q=0.5
Accept-Encoding: gzip,deflate
Accept-Charset: ISO-8859-1,utf-8;q=0.7,*;q=0.7
Keep-Alive: 300
Connection: keep-alive
Referer: http://mail.telkom.net/Session/235581-9w3zNaNskYc1v7ln5DDJ-kmbcuww/mailbox.wssp?Mailbox=INBOX&
Cache-Control: max-age=0

Pada baris ke-10 terdapat header Referer yang menunjukkan bahwa request tersebut terjadi ketika kepada user sedang berada di URL tersebut. Karena URL yang direquest adalah http://mail.telkom.net/Session/235581-9w3zNaNskYc1v7ln5DDJ-kmbcuww/batal.gif, maka web server mail.telkom.net tempat file batal.gif tersebut berada, dapat mengetahui URL ketika request tersebut terjadi. Sekarang bayangkan apa yang terjadi bila request tersebut bukan mendownload image dari mail.telkom.net, tapi dari server www.evilhackersite.com/image.jpg. Web server di www.evilhackersite.com tentu akan mendapatkan URL tempat terjadinya request dari header Referer. Dan karena URL tersebut mengandung Session ID, maka dengan mudah attacker akan membajak session anda.

Attack Scenario

Webmail telkom.net dan plasa.com menggunakan URL sebagai mekanisme pertukaran session ID. Attacker bisa menjebak korban untuk membuka sebuah email yang mengandung gambar yang berlokasi di server attacker. Tag IMG tersebut akan membuat browser korban melakukan request ke server attacker, dengan tentu saja mengirimkan URL korban dalam header Referer. Dengan mengetahui session ID korban, attacker dengan mudah menguasai account webmail korban.

Preparing the Script

Sebelum bisa melakukan serangan, yang pertama harus dilakukan adalah menyiapkan server side script sebagai target request untuk menangkap SessionID korban. Server side script ini akan di-”masking” sebagai file JPG dengan menggunakan mod_rewrite Apache (.htaccess). Server side script yang dimasking sebagai file JPG inilah yang akan dimasukkan dalam tag IMG dalam email yang dibaca korban. Bila korban membaca email attacker, maka akan terjadi request ke server side script itu, sehingga attacker bisa mendapatkan session ID korban dan menguasai emailnya.

URL yang akan kita jadikan tujuan request adalah: http://www.ilmuhacking.com/mylab/image.jpg yang sebenarnya adalah masking untuk server side script http://www.ilmuhacking.com/mylab/checkmail.php. Dengan menggunakan mod_rewrite Apache dan settings .htacess berikut ini masking checkmail.php menjadi image.jpg bisa dilakukan:

1
2
3
RewriteEngine On
RewriteBase /
RewriteRule mylab/image.jpg mylab/checkmail.php

Berikutnya saya harus menyiapkan file checkmail.php. Tugas dari script php itu adalah mendapatkan session ID kemudian langsung membajak session korban bermodalkan session ID tersebut.

Update Kaspersky Bermasalah ??? Tidak lagi …

Monday, August 3rd, 2009

“Ko, gimana seh cara update kaspersky? Gw dah install kaspersky 2009, dan key atau lisensi-nyapun ori, tapi kenapa ga bisa di update databasenya ya?”, Ujar Yhogie salah satu pengguna Kaspersky.

Ini adalah salah satu keluhan dari beribu bahkan berjuta orang yang memakai software antivirus kaspersky. Kaspersky adalah salah satu software terbaik di dunia dalam memerangi Virus, Trojan, Worm atau bahkan Spyware dan masih banyak lagi. Tapi sayangnya, kaspersky sangat susah di update. kita ambil contoh kaspersky 2009 atau 2010. lalu kita bandingkan dengan Kaspersky versi 6 atau 7. Pada kaspersky versi 6 dan 7, kita dapat mendownload atau koneksi langsung ke internet untuk mengupdate databasenya. Kalo versi 8 atau 2009-2010, tidak ada file update-an di lab kaspersky-nya. (lihat http://www.kaspersky.com/avupdates). tidak ada update-an untuk versi 8 bukan?. Padalah pada prinsipnya sama.

Langsung aja… Kalau kamu nggak bisa update kaspersky, jangan panik dulu. Jangan putus asa, dan jangan kecewa. Mari kita lihat di settingan update-an Kaspersky-nya.

Di sana ada automatic dan manual. Untuk First alias pertama kali update, lebih baik kita update live ke server lab kasperskynya. Jangan menggunakan cumul via update manual. Karena kebanyakan gagal kecuali versi 7.

Kalau kamu ga ada koneksi internet, jangan nangis dulu. Dateng aja ke warteg ehh sory … warnet terdekat … Install kaspersky di pc warnet, jalankan update live ke lab server kaspersky. Tapi ada satu yang harus kamu centang, Yaitu centang copy to folder database-nya. setting–> update. Lalu tentukan pengen disimpan difolder mana. Misal taruh aja di desktop dan kasih nama folder KIS Database.

Setelah update-an sukses, copy folder yang berisi update-an tadi ke flashdisk atau media penyimpanan lainnya. Setelah sampai di rumah, arahkan update secara manual ke folder yang kita copy dari pc warnet tadi. Jika settingan sudah benar, maka update akan berjalan dengan lancar. Dan database akan berubah menjadi tanggal saat kamu download update-annya.

Taraaa … update successfully …

Jika di lain hari terjadi masalah saat update database, pada tab update ada pilihan roll back, maka pilih roll back dan ulangi langkah di atas.

Simple dan mudah. Semoga membantu.

Sumber : www.cah-asu.com

Cara Mengatasi Virus Kido dan Conflicker

Thursday, July 9th, 2009

Virus merupakan momok yang sangat menakutkan bagi para pengguna komputer, kehadirannya terkadang tidak diketahui secara pasti. Saat ini hampir tiap hari bahkan tiap jam bermunculan berbagain jenis virus baru dengan beragam model serangan dan implikasinya, virus terganas bahkan dapat langsung melumpuhkan sistemoperasi seketika.

Dari beragam jenis virus yang sering muncul akhir-akhir ini, anda mungkin pernah mendengar nama Conflicker dan Kido. Virus ini tergolong sebagai malware dan menyerang komputer dengan sistem operasi windows. Karena tergolong malware, umumnya yang terjangkit adalah komputer yang sering digunakan untuk online namun demikian tidak menutup kemungkinan juga dapat menyerang komputer offline.

Dampak yang ditimbulkannya adalah berupa :

* Tidak bisa mengakses www.microsoft.com
* Antivirus tidak bisa diupdate
* Jaringan internet menjadi lambat
* Otomatis mendownload sendiri dari site-site tertentu

Virus yang satu ini terkadang tidak dapat terdeteksi oleh antivirus karena relatif masih sangat baru, sehingga banyak orang mengira bahwa sistem mereka masih dalam kondisi bersih dari virus dan semacamnya.

Apabila komputer anda mengalami gejala sepeti yang telah kami sebutkan diatas, ada baiknya anda mencoba melakukan berbagai langkah pengecekan, langkah paling awal adalah dengan mencoba melakukan scanning dengan anti virus, namun apabila cara ini tidak berhasil, masih ada cara lain yang bisa ditempuh.

Berikut adalah step by step bagaimana cara menghilangkan conficker dengan mudah.

1. Putuskan hubungan komputer yang terinfeksi dari jaringan baik jaringan wireless (WiFi) maupun wired (kabel LAN)
Matikan system restore (khusus XP keatas )dengan cara klik start -> all program -> accessories -> system tool -> system restore. Setelah masuk pilih pada menu setting pilih off untuk semua partisi.
2. Download Malware Removal Tools dari microsoft bisa klik disini
3. File tersebut bisa didownload dari komputer yang bebas virus ini, karena apabila komputer sudah terjangkit conficker dipastikan tidak dapat mengakses situs tersebut. Namun demikian, alternatif download bisa anda dapatkan dari link ini
4. Restart komputer anda
5. Masuk SAFEMODE (dengan menekan F8 sebelum logo Loading Windows muncul)
6. Jalankan Microsoft Malicious Software Removal Tool (KB890830.exe)
7. Pilih Perform Full Scan
8. Tunggu sampai proses scan selesai, kemudian restart komputer anda
9. Masuk ke Mode Normal, kemudian coba masuk ke situs www.microsoft.com kalau berhasil masuk berarti komputer anda telah terbebas dari Conficker
10. Untuk lebih amannya download security update dari Microsoft dari link INI guna mencegah infeksi ulang.

Selamat Mencoba !!!

Mengenal Lebih Jauh Tentang Virus Komputer

Monday, July 6th, 2009

PENGANTAR

Saat Ini, pastilah kita semua selaku konsumen/pengguna jasa komputer dan jaringan ( internet ) sudah sangat sering mendengar istilah ‘virus’ yang terkadang meresahkan kita. Tulisan ini akan mengupas lebih jauh mengenaivirus, yang nantinya diharapkan dapat membuat  kita  semua  mengerti dan memahami tentang virus.

A. ASAL MUASAL VIRUS

1949, John Von Neuman, menggungkapkan   ” teori self altering automata ” yang merupakan hasil riset dari para ahli matematika. 1960, lab BELL (AT&T), para ahli di lab BELL (AT&T)  mencoba-coba  teori yang diungkapkan oleh john v neuman, mereka bermain-main   dengan  teori tersebut untuk suatu jenis permainan/game. Para  ahli  tersebut  membuat program yang dapat memperbanyak dirinya dan dapat menghancurkan program buatan lawan.Program yang mampu bertahan dan menghancurkan semua program lain,   maka akan dianggap sebagai   pemenangnya. permainan ini akhirnya menjadi permainan   favorit ditiap-tiap lab komputer.semakin lama merekapun sadar dan mulai mewaspadai permainan ini dikarenakan   program  yang
diciptakan makin lama    makin    berbahaya,  sehingga  mereka melakukan pengawasan dan pengamanan yang ketat. Tahun 1980,  program tersebut  yang  akhirnya  dikenal dengan nama “virus” ini berhasil menyebar diluar lingkungan  laboratorium, dan mulai beredar  di dunia cyber. Tahun 1980, mulailah dikenal virus-virus yang menyebar di dunia cyber.

B.PENGERTIAN VIRUS

” A program that can infect other  programs by modifying them to  include a slighty altered copy of itself.A virus  can spread throughout a computer system or network using the authorization   of every   user using it to infect their programs. Every  programs that gets infected can also act as a virus that infection grows “
( Fred Cohen )

Pertama kali istilah “virus” digunakan oleh Fred Cohen pada tahun 1984 di Amerika Serikat. Virus komputer dinamakan “Virus” karena memiliki beberapa persamaan mendasar dengan virus pada istilah kedokteran(biological viruses).

Virus komputer bisa diartikan sebagai suatu program komputer biasa.Tetapi memiliki perbedaan yang mendasar dengan   program-program   lainnya,yaitu virus   dibuat   untuk  menulari  program-program  lainnya,     mengubah, memanipulasinya bahkan sampai merusaknya. Ada yang perlu  dicatat  disini, virus hanya akan menulari apabila program pemicu atau program  yang telah terinfeksi tadi dieksekusi, disinilah perbedaannya dengan “worm”. Tulisan ini tidak akan bahas worm karena  nanti  akan   mengalihkan   kita   dari pembahasan mengenai virus ini.

C.KRITERIA VIRUS

Suatu program yang disebut virus baru dapat dikatakan adalah benar  benar virus apabila minimal memiliki 5 kriteria :

1.    Kemampuan suatu virus untuk mendapatkan informasi
2.    Kemampuannya untuk memeriksa suatu program
3.    Kemampuannya untuk menggandakan diri dan menularkan
4.    Kemampuannya melakukan manipulasi
5.    Kemampuannya untuk menyembunyikan diri.

Sekarang akan coba dijelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dari tiap-tiap kemampuan itu dan mengapa ini sangat diperlukan.

1.Kemampuan untuk mendapatkan informasi

Pada umumnya suatu virus memerlukan daftar nama-nama file yang ada dalam suatu directory, untuk apa? agar dia dapat mengenali program program apa saja yang akan dia tulari,semisal virus makro yang akan menginfeksi semua file berekstensi *.doc setelah virus itu menemukannya, disinilah kemampuan mengumpulkan informasi itu diperlukan agar virus dapat membuat daftar/ data semua file, terus memilahnya dengan mencari file-file yang bisa ditulari.Biasanya data ini tercipta saat program yang tertular/terinfeksi
atau bahkan program virus ini dieksekusi. Sang virus akan segera melakukan pengumpulan data dan menaruhnya di RAM (biasanya :P ) , sehingga apabila komputer dimatikan semua data hilang tetapi akan tercipta setiap program bervirus dijalankan dan biasanya dibuat sebagai hidden file oleh virus .

2.Kemampuan memeriksa suat program

Suatu virus juga harus bias untuk  memeriksa  suatu  program  yang akan ditulari, misalnya ia bertugas menulari program berekstensi *.doc, dia harus memeriksa apakah file dokumen ini telah terinfeksi ataupun belum, karena jika sudah maka dia akan percuma menularinya 2  kali. Ini sangat berguna untuk meningkatkan kemampuan  suatu virus dalam hal  kecepatan menginfeksi suatu file/program.Yang  umum dilakukan oleh virus  adalah memiliki/ memberi   tanda  pada  file/program  yang  telah   terinfeksi
sehingga  mudah untuk dikenali  oleh  virus tersebut . Contoh penandaan adalah misalnya memberikan suatu byte  yang    unik  disetiap file yang telah terinfeksi.

3.Kemampuan untuk menggandakan diri

Kalo ini emang virus “bang-get”, maksudnya tanpa ini tak adalah virus. Inti dari  virus adalah kemampuan mengandakan diri dengan cara menulari program lainnya. Suatu virus apabila telah menemukan calon   korbannya (baik file atau program) maka ia akan mengenalinya dengan memeriksanya, jika belum terinfeksi maka sang virus akan memulai aksinya untuk menulari dengan cara menuliskan byte pengenal pada program/   file tersebut,dan seterusnya mengcopikan/menulis kode objek virus diatas file/program
yang diinfeksi.   Beberapa cara umum yang dilakukan oleh virus untuk menulari/ menggandakan dirinya adalah:

a.File/Program yang akan ditulari dihapus atau diubah namanya. kemudian diciptakan suatu file menggunakan nama itu dengan menggunakan virus tersebut (maksudnya virus mengganti namanya dengan nama file yang dihapus)
b.Program virus yang sudah di   eksekusi/load ke memori  akan langsung menulari file-file lain dengan cara menumpangi seluruh file/program yang ada.

4.Kemampuan mengadakan manipulasi

Rutin (routine) yang dimiliki suatu virus akan  dijalankan setelah virus menulari   suatu file/program. isi dari suatu rutin ini dapat  beragam mulai dari yang teringan  sampai pengrusakan. rutin ini umumnya digunakan untuk memanipulasi program ataupun mempopulerkan pembuatnya!  Rutin ini memanfaatkan kemampuan dari  suatu  sistem operasi (Operating System) , sehingga  memiliki   kemampuan   yang sama dengan  yang dimiliki sistem operasi. misal:

a.Membuat gambar atau pesan pada monitor
b.Mengganti/mengubah ubah label dari tiap file,direktori,atau label dari
drive di pc
c.Memanipulasi program/file yang ditulari
d.Merusak program/file
e.Mengacaukan kerja printer , dsb

5.Kemampuan Menyembunyikan diri

Kemampuan Menyembunyikan diri ini harus dimiliki oleh suatu virus agar semua pekerjaan baik dari awal sampai berhasilnya penularan dapat terlaksana. langkah langkah yang biasa dilakukan adalah:

-Program asli/virus disimpan dalam bentuk kode mesin dan digabung dengan program lain yang dianggap berguna oleh pemakai.
-Program virus diletakkan pada Boot Record  atau   track yang jarang diperhatikan oleh komputer itu sendiri
-Program virus dibuat sependek mungkin, dan hasil file yang diinfeksi tidak berubah  ukurannya
-Virus tidak mengubah keterangan waktu suatu file -dll

D.SIKLUS HIDUP VIRUS

Siklus hidup virus secara umum, melalui 4 tahap:

o Dormant phase ( Fase Istirahat/Tidur )
Pada fase ini virus tidaklah aktif. Virus akan diaktifkan oleh suatu kondisi tertentu, semisal:tanggal yang ditentukan,kehadiran program lain/dieksekusinya program lain, dsb. Tidak semua virus melalui fase ini

o Propagation phase ( Fase Penyebaran )
Pada fase ini virus akan mengkopikan dirinya kepada suatu program atau ke suatu tempat dari media storage (baik hardisk, ram dsb). Setiap program yang terinfeksi akan menjadi hasil “klonning” virus tersebut (tergantung cara virus tersebut menginfeksinya)

o Trigerring phase ( Fase Aktif )
Di fase ini virus tersebut akan aktif dan hal ini juga di picu oleh beberapa kondisi seperti pada Dormant phase o Execution phase ( Fase Eksekusi ) Pada Fase inilah virus yang telah aktif tadi akan melakukan fungsinya. Seperti menghapus file, menampilkan pesan-pesan, dsb

E.JENIS – JENIS VIRUS

Untuk lebih mempertajam pengetahuan kita tentang virus, Aku akan coba memberikan penjelasan tentang jenis-jenis virus yang sering berkeliaran di dunia cyber.

1.Virus Makro
Jenis Virus ini pasti sudah sangat sering kita dengar.Virus ini ditulis dengan bahasa pemrograman dari suatu aplikasi bukan dengan bahasa pemrograman dari suatu Operating System. Virus ini dapat berjalan apabila aplikasi pembentuknya dapat berjalan dengan baik, maksudnya jika pada komputer mac dapat menjalankan aplikasi word maka virus ini bekerja pada komputer bersistem operasi Mac.
contoh virus:

-variant W97M,misal W97M.Panther panjang 1234 bytes, akanmenginfeksi NORMAL.DOT dan menginfeksi dokumen apabila dibuka.
-WM.Twno.A;TW panjang 41984 bytes, akan menginfeksi Dokumen Ms.Word yang menggunakan bahasa makro, biasanya berekstensi *.DOT dan *.DOC -dll

2.Virus Boot Sector
Virus Boot sector ini sudah umum sekali menyebar.Virus ini dalam menggandakan dirinya akan memindahkan atau menggantikan boot sector asli dengan program booting virus. Sehingga saat terjadi booting maka virus akan di load kememori dan selanjutnya virus akan mempunyai kemampuan mengendalikan hardware standar (ex::monitor, printer dsb)  dan dari memori ini pula virus akan menyebar seseluruh drive yang ada dan terhubung kekomputer (ex: floopy, drive lain selain drive c).
contoh virus :

-varian virus wyx
ex: wyx.C(B) menginfeksi boot record dan floopy ;
panjang :520 bytes;
karakteristik :   memory resident dan terenkripsi)
-varian V-sign :
menginfeksi : Master boot record ;
panjang 520 bytes;
karakteristik: menetap di memori (memory resident),terenkripsi, dan polymorphic)
-Stoned.june   4th/ bloody!:
menginfeksi :  Master boot  record dan floopy;
panjang  520 bytes;
karakteristik: menetap di memori (memory resident), terenkripsi dan menampilkan
pesan”Bloody!june 4th 1989″ setelah komputer melakukan booting sebanyak 128 kali

3.Stealth Virus
Virus ini akan menguasai tabel tabel interupt pada DOS yang sering kita kenal dengan “Interrupt interceptor”  .   virus ini berkemampuan untuk mengendalikan instruksi instruksi level DOS dan  biasanya mereka tersembunyi sesuai namanya baik secara penuh ataupun ukurannya .

contoh virus:
-Yankee.XPEH.4928,
menginfeksi file *.COM dan *.EXE ;
panjang 4298 bytes;
karakteristik: menetap di memori, ukurantersembunyi, memiliki pemicu
-WXYC (yang termasuk kategori boot record pun  karena  masuk kategri stealth
dimasukkan pula disini),   menginfeksi floopy an motherboot record;
panjang 520 bytes;
menetap di memori; ukuran dan virus tersembunyi.
-Vmem(s):
menginfeksi file file *.EXE, *.SYS, dan *.COM ;
panjang fie 3275 bytes;
karakteristik:menetap di memori, ukuran tersembunyi, di enkripsi.
-dll

4.Polymorphic Virus
Virus ini Dirancang buat mengecoh  program antivirus,artinya virus ini selalu berusaha agar tidak dikenali oleh antivirus dengan cara selalu merubah rubah strukturnya setiap kali selesai menginfeksi file/program lain.

contoh virus:

-Necropolis A/B,
menginfeksi file *.EXE dan *.COM;
panjang  file 1963  bytes;
karakteristik: menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,terenkripsi dan
dapat berubah ubah struktur
-Nightfall,
menginfeksi file *.EXE;
panjang file 4554 bytes;
karakteristik : menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,memiliki pemicu,
terenkripsidan dapat berubah-ubah struktur
-dll

5.Virus File/Program
Virus ini menginfeksi file file yang dapat dieksekusi langsung dari sistem operasi, baik itu file application (*.EXE), maupun *.COm biasanya juga hasil infeksi dari virus ini dapat diketahui dengan berubahnya ukuran file yang diserangnya.

6.Multi Partition Virus
Virus ini merupakan gabungan dariVirus Boot sector dan Virus file: artinya pekerjaan yang dilakukan berakibat dua, yaitu dia dapat menginfeksi file-file *.EXE dan juga menginfeksi Boot Sector.

F.BEBERAPA CARA PENYEBARAN VIRUS

Virus layaknya virus biologi harus memiliki media untuk dapat menyebar,virus computer dapat menyebar keberbagai komputer/mesin lainnya juga melalui berbagai cara, diantaranya:

1.Disket, media storage R/W
Media penyimpanan eksternal dapat menjadi sasaran empuk bagi virus untuk dijadikan media. Baik sebagai tempat menetap ataupun sebagai media penyebarannya. Media yang bias melakukan operasi R/W (read dan Write) sangat memungkinkan untuk ditumpangi virus dan dijadikan sebagai media penyebaran.

2.Jaringan ( LAN, WAN,dsb)
Hubungan antara beberapa computer secara langsung sangat memungkinkan suatu virus ikut berpindah saat terjadi pertukaran/pengeksekusian file/program yang mengandung virus.

3.WWW (internet)
Sangat mungkin suatu situs sengaja di tanamkan suatu ‘virus’ yang akan menginfeksi komputer-komputer yang mengaksesnya.

4.Software yang Freeware, Shareware atau bahkan Bajakan Banyak sekali virus yang sengaja di tanamkan dalam suatu program yang di sebarluaskan baik secara gratis, atau trial version yang tentunya sudah tertanam virus didalamnya.

5.Attachment pada Email, transferring file Hampir semua jenis penyebaran virus akhir-akhir ini menggunakan email attachment dikarenakan semua pemakai jasa internet pastilah menggunakan email untuk berkomunikasi, file-file ini sengaja dibuat mencolok/menarik perhatian, bahkan seringkali memiliki ekstensi ganda pada penamaan filenya.

G.PENANGULANGANNYA

1.Langkah-Langkah untuk Pencegahan
Untuk pencegahan anda dapat melakukan beberapa langkah-langkah berikut :

o Gunakan Antivirus yang anda percayai dengan updatean terbaru, tdak perduli appun merknya asalkan selalu di update, dan nyalakan Auto protect
o Selalu men-scan semua media penyimpanan eksternal yang akan di gunakan, mungkin hal ini agak merepotkan tetapi jika Autoprotect anti virus anda bekerja maka prosedur ini dapat dilewatkan.
o Jika Anda terhubung langsung ke Internet cobalah untuk mengkombinasikan Antivirus anda dengan Firewall, Anti spamming, dsb

2.Langkah-Lagkah Apabila telah Terinfeksi

o Deteksi dan tentukan dimanakah kira-kira sumber virus tersebut apakah disket, jaringan, email dsb, jika anda terhubung ke jaringan maka ada baiknya anda mengisolasi computer anda dulu (baik dengan melepas kabel atau mendisable dari control panel)
o Identifikasi dan klasifikasikan jenis virus apa yang menyerang pc anda, dengan cara:
- Gejala yang timbul, misal : pesan, file yang corrupt atau hilang dsb
- Scan dengan antivirus anda, jika anda terkena saat Autoprotect berjalan
berarti vius definition di computer anda tidak memiliki data virus ini, cobalah update secara manual atau mendownload virus definitionnya untuk anda install. Jika virus tersebut memblok usaha anda untuk mengupdatenya maka ,upayakan untuk menggunakan media lain (komputer) dengan antivirus updatean terbaru.
o Bersihkan, setelah anda berhasil mendeteksi dan mengenalinya maka usahakan segera untuk mencari removal atau cara-cara untuk memusnahkannya di situs-situs yang memberikan informasi perkembangan virus. Hal ini jika antivirus update-an terbaru anda tidak berhasil memusnahkannya.
o Langkah terburuk, jika semua hal diatas tidak berhasil adalah memformat ulang komputer anda .

PENUTUP

Semoga pembahasan mengenai Virus ini dapat memberikan manfaat khususnya bagi penulis yang sedang belajar dan bagi kita semua umumnya, Tulisan ini ditujukan untuk pembelajaran semata sehingga sangat diharapkan kritik dan sarannya. Apabila banyak kekurangan pada tulisan ini harap dimaklumi.

REFERENSI

1.[ Stallings, William ],“CRYPTOGRAPHY AND NETWORK SECURITY,principle
and practice: second edition ” ,Prentice-Hall,Inc., New Jersey ,1999
2.[ Salim, IR.Hartojo ],“Virus Komputer, teknik pembuatan & langkah-
langkah penaggulangannya ,Andi OFFSET,Yogyakarta , 1989.
3.[ Amperiyanto, Tri ],“Bermain-main dengan Virus Macro”,Elex Media
Komputindo, Jakarta,2002
4.[ Jayakumar ], “ Viruspaperw.pdf ”, EBOOK version
5.[ y3dips ],“pernak pernik Virus”,http://ezine.echo.or.id,Jakarta,2003
6.“ Virus Definition dari salah satu Antivirus ”
7. www.ezine.echo.or.id
8. www.cah-asu.com

8 Langkah Membersihkan ‘Nadia Saphira’

Wednesday, May 27th, 2009

Tips Antivirus
8 Langkah Membersihkan ‘Nadia Saphira’
Wicak Hidayat - detikinet

Jakarta - Jika bertemu Nadia Saphira mungkin hati bisa berbunga-bunga, tapi jika komputer terinfeksi virus ‘Nadia Saphira’? Coba ikuti langkah-langkah berikut.

Berikut adalah delapan langkah membersihkan virus ‘Nadia Saphira’ alias ‘W32/VBTroj.AOQB’ pada komputer seperti dikemukakan analis antivirus Vaksincom, Adi Saputra, dalam keterangan yang diterima detikINET, Selasa (26/5/2009):

1. Sebaiknya putuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan
2. Matikan ‘System Restore’ selama proses pembersihan virus (untuk Windows XP / Vista).
3. Matikan proses virus yang aktif di memory. Gunakan tools pengganti task manager, seperti CProcess (dapat anda download di situs Nirsoft)
4. Lakukan kill process, pada beberapa file virus yang aktif yaitu :
* C:\Documents and Settings\All User\Start Menu\Programs\Startup\lan.exe
* C:\WINDOWS\system32\misconfig.exe
* C:\WINDOWS\taskmgr.exe
5. Hapus string registry yang telah dibuat oleh virus. Untuk mempermudah dapat menggunakan script registry dibawah ini.

[Version]
Signature=”$Chicago$”
Provider=Vaksincom Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKCR, batfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKCR, comfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKCR, exefile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKCR, piffile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKCR, lnkfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKCR, scrfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,
HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile\DefaultIcon,,,”"%1″”
HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile,,,”Application”
HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile,infotip,0, “prop:FileDescription;Company;FileVersion;Create;Size”
HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile,TileInfo,0, “prop:FileDescription;Company;FileVersion”
HKCU, Software\Microsoft\Command Processor, AutoRun,0,
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Command Processor, AutoRun,0,
HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL, CheckedValue, 0×00010001,1
HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL, DefaultValue, 0×00010001,2
[del]
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableRegistryTools
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoFolderOptions
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, nofind
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, nofind
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\msiexec.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\sessmgr.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\SPYXX.exe

* Gunakan notepad, kemudian simpan dengan nama “*repair.inf*” (gunakan pilihan Save As Type menjadi All Files agar tidak terjadi kesalahan).
* Jalankan repair.inf dengan klik kanan, kemudian pilih install.
* Sebaiknya membuat file repair.inf di komputer yang clean, agar virus tidak aktif kembali.
6. Hapus file virus yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
* Icon application/folder
* Ext. exe
* Ukuran 69 kb & 17 kb
* Catatan:
* Sebaiknya tampilkan file yang tersembunyi agar mempermudah dalam proses pencarian file virus.
* Untuk mempermudah proses pencarian sebaiknya gunakan “Search Windows” dengan filter file **.exe* & **.ini* yang mempunyai ukuran 69 KB & 17 KB.
* Hapus file virus yang biasanya mempunyai date modified yang sama.
7. Tampilkan kembali folder yang disembunyikan pada drive atau flashdisk. Gunakan perintah ‘ATTRIB’ pada command prompt.
* Klik ‘Start’
* Klik ‘Run’
* Ketik ‘CMD’, kemudian tekan tombol Enter
* Pindahkan posisi kursor ke drive Flash Disk
* Kemudian ketik perintah *ATTRIB –s –h –r /s /d* kemudian tekan tombol enter
8. Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang ter-update dan mengenali virus ini dengan baik.

Test apakah komputer terinfeksi Conficker/Kido

Monday, April 13th, 2009

Conficker-test

Saat ini mungkin salah satu virus yan penyebarannya sangat banyak dan dampaknya cukup serius adalah Conficker (Kido/Downadup). Berbagai media telah memberitakan banyaknya penyebaran dan bahaya malware ini, bahkan kemarin sempat ada isu akan ada serangan besar-besaran tanggal 1 April.

Bagaimana mengetest bahwa Komputer kita aman dari infeksi Virus Conficker ini ?

Ada beberapa cara mudah yang bisa kita gunakan untuk lebih meyakinkan bahwa komputer kita aman dari Conficker. Karena jika sudah terinfeksi, maka Antivirus-pun kadang tidak akan bisa mendeteksi atau menangani, harus menggunakan tools khusus ( sudah banyak tersedia di internet).

Berikut beberapa test yang bisa dilakukan.

  1. Buka alamat situs berikut : Conficker Test, Jika muncul 6 gambar, maka komputer kemungkinan besar aman dari virus ini, tetapi jika ada sebagian yang tidak muncul, harus diwaspadai kemungkinan terinfeksi virus ini.
    conficker-test-1
  2. Cara ini hampir sama dengan cara pertama, yaitu dengan membuka website ini : Conficker Eye Chart , jika disana tampil 6 gambar secara utuh, maka kemungkinan besar komputer aman, tetapi jika ada sebagian gambar yang tidak tampil, bisa jadi komputer terinfeksi Conficker.
    conficker-test-2
  3. Buka alamat berikut http://iv.cs.uni-bonn.de/fileadmin/user_upload/werner/cfdetector/ Jika komputer aman, akan ditampilkan pesan sebagai berikut :
    conficker-test-3

Di langkah 1 dan 2 disana dijelaskan jika beberapa gambar tidak tampil, maka kemungkinan komputer terkena infeksi salah satu varian Conficker ( Conficker B/C atau mungkin juga virus lainnya). Jika semua gambar tidak tampil, pastikan setting/pengaturan web browser untuk menampilkan gambar sudah aktif.

Ketiga cara diatas memerlukan akses internet, karena seperti diketahui Conficker akan menutup /memblok akses lebih dari 100 website keamanan/antivirus. Tetapi jika koneksi internet komputer melalui proxy server (misalnya satu kantor menggunakan satu koneksi saja) test tersebut tidak akan efektif.

Jika terindikasi terinfeksi Conficker, bisa menggunakan tools/remover (pembersih) dari salah satu vendor antivirus berikut :