How-to Make Become Fans on Facebook

January 9th, 2010

Facebook today is the most popular sharing and connecting people around the world and if you don’t know what is facebook, I recommend you to sign-up now.

facebook-fans

And today I curious about how to make become fans on facebook. So I search on the net and found the tutorial from IT Girl. Here is the steps how to create ‘become fans’ on Facebook.

- First time you must have a facebook login, after that go to this page.
- On the footer, look at the link which said Advertising and click it.
- And there’s 2 option says: “Facebook Pages,” look a little beneath it and click “+ Create Facebook Page”.
- After that you will ask for demographic, fill it and type in the name of your facebook page. Choose wisely because you can not change it after that.
- On the next step is adding different apps to the page.
- To active your page just Publish it and there will be a link to prompt you to do it.
- To get more fans you can share the ‘become fans’ by click ‘Share with Friends’.

6 Langkah Menumpas Virus Deadlock

August 17th, 2009

Jakarta - Virus Deadlock terbilang ganas. Jika komputer sudah terinfeksi, siap-siap saja pada tanggal 12 dan 13 semua data-data Anda akan dihancurkan, baik di hardisk, Flashdisk dan O/S Windows sehingga menampilkan pesan NTLDR is Missing.

Namun jika sudah menjadi korban Deadlock, jangan sekali-kali menginstal ulang OS Anda ke hardisk yang mengandung data yang hilang tersebut. Lakukan proses recovery data penting dengan menggunakan aplikasi data recovery dan metode yang benar.

Sebab, jika Anda menginstal ulang OS ke hardisk yang mengandung data yang ingin direcover, kemungkinan keberhasilan recovery akan sangat rendah.

Namun virus ini juga bisa ditangani dengan cara manual. Berikut 6 langkah singkatnya yang diramu Vaksincom:

1. Disable [System Restore] selama proses pembersihan.

2. Matikan proses virus yang aktif di memori, gunakan tools pengganti Task Manager seperti ‘Process Explorer’,kemudian matikan proses yang mempunyai nama mysql.exe dan apache.exe. Silahkan download tools tersebut di url berikut: ttp://technet.microsoft.com/en-us/sysinternals/bb896653.aspx

3. Agar virus ini tidak dapat aktif kembali sebaiknya blok file tersebut agar tidak dapat dieksekusi dengan mendaftarkan pada Software Restriction Policies. Fitur ini hanya ada pada komputer dengan sistem operasi Windows XP Professional/Windows Server 2003/Windows Vista dan Windows Server 2008.

Caranya:
-. Start — Run ketik perintah SECPOL.MSC kemudian klik tombol [OK]
-. Setelah muncul layar Local Security Settings, klik kanan pada menu Software Restriction Policies lalu klik Create New Policies
-. Pada menu Software Restriction Policies, klik Additional Rules
-. Klik kanan pada Additional Rules, kemudian pilih New Hash Rule, dan akan muncul layar New Hash Rule
-. Pada kolom File hash klik tombol Browse, kemudian arahkan ke direktori [C:\Windows\system32\apache.exe] dan klik tombol [Open]
-. Pada kolom Security level pilih [Disallowed]
-. Pada kolom description boleh di isi atau dikosongkan saja
-. Klik tombol [Apply] dan [Ok]

Catatan: Jika komputer Anda tidak terinstall Windows XP Professional/2003 Server/Vista/2008 lewati langkah ini.

4. Hapus string registry yang sudah diubah oleh virus. Untuk mempercepat proses perbaikan salin script di bawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama repair.inf kemudian jalankan file tersebut dengan cara:

-. Klik kanan file repair.inf
-. Klik [Install]

[Version]

Signature=”$Chicago$”

Provider=Vaksincom

[DefaultInstall]

AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del

[UnhookRegKey]

HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”

HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”

HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”

HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”

HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,”regedit.exe “%1″”

HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, “Explorer.exe”

HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, “cmd.exe”

HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, “cmd.exe”

HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, “cmd.exe”

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0×000000ff,255

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0×000000ff,255

[del]

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, apache

HKLM, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, mysql

5. Hapus file induk virus yang ada di direktori
-. C:\Windows\system32\apache.exe
-. C:\Windows\system32\mysql.exe

6. Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang, install dan scan dengan menggunakan antivirus yang up-to-date.

Anda juga dapat menggunakan Norman Malware Cleaner, silahkan download tools tersebut di alamat berikut: http://www.norman.com/support/support_tools/58732/en-us

Jika komputer yang terinfeksi Deadlock ini tidak dapat melakukan booting Windows dengan muncul pesan error NTLDR Is Missing, sebaiknya lakukan install ulang.

Sementara untuk data yang telah dihapus silahkan Anda recovery dengan menggunakan software recovery seperti GetData Back/Easy Recovery/Recovery my Files, tetapi hal ini tidak akan menjamin semua data akan dapat diselamatkan.

Hacking Email Telkom.net Dan Pencegahannya.

August 11th, 2009

Telkom.net dan Plasa.com adalah fasilitas email gratis yang diberikan oleh PT Telkom. Pengguna email telkomnet dan plasacom patut waswas, karena amat mudah untuk menghack email di sana. Hanya dengan membuka sebuah email yang telah dirancang khusus oleh attacker, email anda bisa menjadi milik attacker. Dalam artikel ini saya akan tunjukkan apa kelemahannya, bagaimana cara mengexploitasi kelemahan itu dan tentu saja bagaimana cara agar terhindar dari serangan itu.

Webmail Session Hijacking

Teknik hacking email dalam artikel ini adalah dengan cara hijacking session. Oleh karena itu teknik ini hanya bisa dilakukan pada webmail telkom.net dan plasa.com, pengguna telkom.net dan plasa.com yang menggunakan Outlook/Thunderbird tidak rentan terhadap serangan ini.

Karena http adalah protokol yang stateless, sedangkan untuk membuat session server harus bisa memantau state user, maka digunakanlah session ID sebagai kunci atau penanda suatu session. Bila sessionID diketahui attacker, maka attacker bisa menguasai session korban. Orang lain, siapapun yang membawa sessionID anda, akan dianggap oleh server sebagai anda. Hijacking session adalah usaha untuk mendapatkan session ID korban, dengan cara predicting, capturing, atau fixating session ID.

SessionID diberikan oleh server dan harus dikembalikan lagi oleh browser (client) setiap kali membuat request. Mekanisme penyimpanan dan pengiriman session ID bisa dilakukan dengan dua cara:

  1. Session Cookie: Session ID diberikan server dalam bentuk cookie dan disimpan oleh browser. Setiap browser melakukan request, cookie tersebut akan dikembalikan ke server lagi sebagai bukti bahwa user tersebut adalah masih orang yang sama.
  2. URL Rewriting: Server menyisipkan session ID dalam halaman html yang dikirimkan ke browser. Session ID tersebut dimasukkan dalam bentuk URL di tag html tertentu seperti link (tag A). Contohnya bila URL link aslinya adalah http://www.somesite.com/inbox.php Oleh server link tersebut akan disisipkan sessionID menjadi:

    <A href="http://www.somesite.com/inbox.php?PHPSESSID=xxxxxxxxx“>INBOX</A>

    Dengan cara ini setiap kali user mengklik link tersebut, maka sessionID juga akan dikirim ke server sebagai bukti bahwa user tersebut adalah pengguna session yang sah.

SessionID paling aman disimpan dan dikirim kembali ke server dalam bentuk cookie, apalagi bila cookie tersebut diamankan dengan bit secure atau httponly. Kemungkinan serangan yang bisa dilancarkan untuk mencuri cookie adalah dengan XSS attack dan sniffing attack, kedua jenis serangan itu bisa dicegah dengan bit secure dan httponly.

Bila cookie telah diamankan dengan secure bit, maka cookie tersebut tidak bisa dicuri dengan sniffing karena cookie hanya dikirim melalui https, cookie tersebut juga tidak bisa dicuri dengan serangan XSS karena akses javascript terhadap cookie telah ditutup. Bila cookie hanya dilindungi dengan httponly, maka cookie itu aman dari serangan XSS, namun rentan sniffing bila cookie dikirimkan melalui http biasa.

Berbeda dengan cookie, menyimpan Session ID dalam URL sangatlah berbahaya, karena URL mudah dilihat, dikopi dan disimpan dalam bookmark, log file dan sebagainya. Selain itu sessionID juga bisa bocor ke tempat lain melalui header Referer. Sebab header Referer bertugas membawa URL dimana sebuah request dilakukan. Bila dalam suatu halaman terjadi request untuk mengambil gambar, maka header Referer akan mengandung URL dari halaman tersebut. Dalam artikel ini saya akan menggunakan jurus header Referer untuk membajak session webmail Telkom.net dan Plasa.com. Bagi pemilik situs, tentu sering melihat header ini dengan program statistic seperti Awstats untuk melihat pengunjung situs berasal dari situs mana saja.

telkom.net URL
plasa.com URL

SessionID webmail Telkom.net dan Plasa.com disimpan pada URL sehingga memudahkan pembajakan session. Mari kita lihat bagaimana bentuk URL webmail telkom.net dan plasa.com:

http://mail.telkom.net/Session/206017-7vY8EVuJF2935NV9Fhzl-kmbcuww/mailbox.wssp?Mailbox=INBOX&amp;
http://mail1.plasa.com/Session/70174-k2O8e3vcnJEFxmxWYpOX-kmbcuwc/mailbox.wssp?Mailbox=INBOX&amp;

Stealing SessionID from Referer Header

Session ID pada URL telkom.net dan plasa.com disisipkan setelah /Session/ hingga karakter / (slash). Sekarang bagaimana caranya attacker bisa mengetahui URL yang sedang dibuka korban di browsernya? Di awal saya sudah menyebutkan sekilas tentang header request yang bernama Referer. Tugas dari header ini adalah mengirimkan URL halaman yang melakukan request. Agar lebih jelasnya mari kita lihat sebuah contoh.

Ketika pengunjung sedang membuka halaman dengan URL:

http://mail.telkom.net/Session/235581-9w3zNaNskYc1v7ln5DDJ-kmbcuww/Mailbox.wssp?Mailbox=INBOX

Kemudian ketika terjadi request ke sebuah file image:

http://mail.telkom.net/Session/235581-9w3zNaNskYc1v7ln5DDJ-kmbcuww/batal.gif

Maka pada request GET tersebut akan ada header seperti di bawah ini:

0
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
GET /Session/235581-9w3zNaNskYc1v7ln5DDJ-kmbcuww/batal.gif HTTP/1.1
Host: mail.telkom.net
User-Agent: Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 5.1; en-US; rv:1.9.0.10) Gecko/2009042316 Firefox/3.0.10 GTB5 ImageShackToolbar/5.0.0
Accept: image/png,image/*;q=0.8,*/*;q=0.5
Accept-Language: en-us,en;q=0.5
Accept-Encoding: gzip,deflate
Accept-Charset: ISO-8859-1,utf-8;q=0.7,*;q=0.7
Keep-Alive: 300
Connection: keep-alive
Referer: http://mail.telkom.net/Session/235581-9w3zNaNskYc1v7ln5DDJ-kmbcuww/mailbox.wssp?Mailbox=INBOX&
Cache-Control: max-age=0

Pada baris ke-10 terdapat header Referer yang menunjukkan bahwa request tersebut terjadi ketika kepada user sedang berada di URL tersebut. Karena URL yang direquest adalah http://mail.telkom.net/Session/235581-9w3zNaNskYc1v7ln5DDJ-kmbcuww/batal.gif, maka web server mail.telkom.net tempat file batal.gif tersebut berada, dapat mengetahui URL ketika request tersebut terjadi. Sekarang bayangkan apa yang terjadi bila request tersebut bukan mendownload image dari mail.telkom.net, tapi dari server www.evilhackersite.com/image.jpg. Web server di www.evilhackersite.com tentu akan mendapatkan URL tempat terjadinya request dari header Referer. Dan karena URL tersebut mengandung Session ID, maka dengan mudah attacker akan membajak session anda.

Attack Scenario

Webmail telkom.net dan plasa.com menggunakan URL sebagai mekanisme pertukaran session ID. Attacker bisa menjebak korban untuk membuka sebuah email yang mengandung gambar yang berlokasi di server attacker. Tag IMG tersebut akan membuat browser korban melakukan request ke server attacker, dengan tentu saja mengirimkan URL korban dalam header Referer. Dengan mengetahui session ID korban, attacker dengan mudah menguasai account webmail korban.

Preparing the Script

Sebelum bisa melakukan serangan, yang pertama harus dilakukan adalah menyiapkan server side script sebagai target request untuk menangkap SessionID korban. Server side script ini akan di-”masking” sebagai file JPG dengan menggunakan mod_rewrite Apache (.htaccess). Server side script yang dimasking sebagai file JPG inilah yang akan dimasukkan dalam tag IMG dalam email yang dibaca korban. Bila korban membaca email attacker, maka akan terjadi request ke server side script itu, sehingga attacker bisa mendapatkan session ID korban dan menguasai emailnya.

URL yang akan kita jadikan tujuan request adalah: http://www.ilmuhacking.com/mylab/image.jpg yang sebenarnya adalah masking untuk server side script http://www.ilmuhacking.com/mylab/checkmail.php. Dengan menggunakan mod_rewrite Apache dan settings .htacess berikut ini masking checkmail.php menjadi image.jpg bisa dilakukan:

1
2
3
RewriteEngine On
RewriteBase /
RewriteRule mylab/image.jpg mylab/checkmail.php

Berikutnya saya harus menyiapkan file checkmail.php. Tugas dari script php itu adalah mendapatkan session ID kemudian langsung membajak session korban bermodalkan session ID tersebut.

Update Kaspersky Bermasalah ??? Tidak lagi …

August 3rd, 2009

“Ko, gimana seh cara update kaspersky? Gw dah install kaspersky 2009, dan key atau lisensi-nyapun ori, tapi kenapa ga bisa di update databasenya ya?”, Ujar Yhogie salah satu pengguna Kaspersky.

Ini adalah salah satu keluhan dari beribu bahkan berjuta orang yang memakai software antivirus kaspersky. Kaspersky adalah salah satu software terbaik di dunia dalam memerangi Virus, Trojan, Worm atau bahkan Spyware dan masih banyak lagi. Tapi sayangnya, kaspersky sangat susah di update. kita ambil contoh kaspersky 2009 atau 2010. lalu kita bandingkan dengan Kaspersky versi 6 atau 7. Pada kaspersky versi 6 dan 7, kita dapat mendownload atau koneksi langsung ke internet untuk mengupdate databasenya. Kalo versi 8 atau 2009-2010, tidak ada file update-an di lab kaspersky-nya. (lihat http://www.kaspersky.com/avupdates). tidak ada update-an untuk versi 8 bukan?. Padalah pada prinsipnya sama.

Langsung aja… Kalau kamu nggak bisa update kaspersky, jangan panik dulu. Jangan putus asa, dan jangan kecewa. Mari kita lihat di settingan update-an Kaspersky-nya.

Di sana ada automatic dan manual. Untuk First alias pertama kali update, lebih baik kita update live ke server lab kasperskynya. Jangan menggunakan cumul via update manual. Karena kebanyakan gagal kecuali versi 7.

Kalau kamu ga ada koneksi internet, jangan nangis dulu. Dateng aja ke warteg ehh sory … warnet terdekat … Install kaspersky di pc warnet, jalankan update live ke lab server kaspersky. Tapi ada satu yang harus kamu centang, Yaitu centang copy to folder database-nya. setting–> update. Lalu tentukan pengen disimpan difolder mana. Misal taruh aja di desktop dan kasih nama folder KIS Database.

Setelah update-an sukses, copy folder yang berisi update-an tadi ke flashdisk atau media penyimpanan lainnya. Setelah sampai di rumah, arahkan update secara manual ke folder yang kita copy dari pc warnet tadi. Jika settingan sudah benar, maka update akan berjalan dengan lancar. Dan database akan berubah menjadi tanggal saat kamu download update-annya.

Taraaa … update successfully …

Jika di lain hari terjadi masalah saat update database, pada tab update ada pilihan roll back, maka pilih roll back dan ulangi langkah di atas.

Simple dan mudah. Semoga membantu.

Sumber : www.cah-asu.com

Virus vmx / worm conficker jwgkvsq.vmx dan RECYCLER Masih Exist … Dan Berkeliaran …

July 10th, 2009

Saat Flashdisk dicolokin, mungkin anda heran “Kenapa Icon Flashdisknya berubah menjadi icon folder???”, Itu adalah pertanyaan yang wajar bagi yang cukup mengenal sisi lain komputer. Tapi bagi yang awam, akan di anggap biasa-biasa aja, atau bahkan senang karena iconnya lain dari pada yang lain.

Lalu, anda menemukan menemukan file autorun.inf dan folder RECYCLER di USB flashdisk?
Kemudian lihat file jwgkvsq.vmx di dalam folder2 RECYCLER?

Itu namanya worm conficker (microsoft yang beri nama). korban-korban yang saya saksikan secara langsung adalah jaringan internet FT UI, jaringan rektorat, jaringan pusgiwa, jaringan PKM, dan saya yakin di luar sana banyak lagi. silakan cek link di bawah tentang peta penyebaran conficker di dunia.

ini nama lain yang didapat dari beberapa antivirus:

  • W32/Confi
  • W32/Conficker.worm!inf
  • Win32/Conficker.B - CA
  • Worm:W32/Downadup.AL
  • Net-Worm.Win32.Kido
  • W32/Conficker.worm.gen
  • Kido

*sy sendiri sebut nih virus vmx atau virus conficker (walaupun sy belakangan taw cm worm)

Keliatannya sich g berbahaya, tapi hasil pengamatan sy nih, conficker nyebelin bgd dah:

  • menyebar via USB flashdisk dan jaringan lokal komputer (shit!!! kalo km terhubung LAN dan di jaringan ada PC yang udah terjangkit, kena dah. serius! conficker menyebar lewat LAN dan saya sendiri sudah membuktikannya)
  • mudah menyebar dari USB flashdisk karena memakai tampilan autorun mirip sekali dengan Open this folder to view files liat gambar di bawah
  • mendisable fungsi hidden file
  • g kedetek sebagian besar antivirus, krn jalan di service svchost.exe
  • beberapa waktu conficker akan aktif utk meng-update diri (WTF!! worm ini bisa mengupdate diri sendiri), nah saat2 itu PC mu akan lelet bgd karena svchost.exe 99% kerjanya di CPU
  • kalo svchost.exe yang 99% itu berhasil di-kill proccess di task manager, windows audio service akan berhenti dan sound card PC mu tidak berfungsi
  • memblok akses ke beberapa situs penting, misal alamat update antivirus
  • memperlambat jaringan komputer sehingga akses internet di jaringanmu akan sangat lambat (kerasa bgd di jaringan saya)
  • silakan ditambahin sendiri


Perbedaan dengan yang asli adalah “Publisher not specified”

Cara mendeteksi :

  • cek apakah show hidden file berfungsi
  • buka regedit, search “.vmx” kalo ada hasilnya berarti kamu beruntung (telah memiliki conficker ^^)
  • hitung jumlah service svchost.exe yang berjalan di taskman, normalnya 5 atau 6 pada windows xp. lebih dari itu berarti …. (congratz, u have conficker inside)

Cara remove :

  • silakan download ini Symantec W32.Downadup Removal Tool atau silakan pakai alternatif link
  • jalankan program removal itu sampai selesai. akan ada laporan jumlah virus yang dibersihkan di akhir
  • bersihkan semua data di regedit yang mengandung “jwgkvsq.vmx
  • restart
  • install SP3 kalo maw
  • install security patch dari microsoft MS08-067 tergantung versi windows anda (jika sudah menginstall SP3, maka pakai security patch khusus SP3)
  • hentikan cara penyebaran conficker melalui Group Policy Object (GPO) baca disini

Alternatif tools removal khusus conficker (pada beberapa kasus, conficker benar-benar memblok akses kamu ke situs antivirus dibawah ini untuk mendownload remover, saya sediakan link alternatif buat masing-masing) :

Thanks For All Admin …

Not showing hidden file

July 9th, 2009

This Method is working perfectily

Go to the following registry key:
HKLM\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Adva­nced\Folder\Hidden\SHOWALL

DELETE the value CheckedValue in the right window. (Its type should be REG_SZ and data should be 2.)

Now create a new DWORD value called CheckedValue (same as above, except that the type is REG_DWORD).

Modify the value data to 1 (0×00000001).

This should let you change the “Hidden Files and Folders” option.

Cara Mengatasi Virus Kido dan Conflicker

July 9th, 2009

Virus merupakan momok yang sangat menakutkan bagi para pengguna komputer, kehadirannya terkadang tidak diketahui secara pasti. Saat ini hampir tiap hari bahkan tiap jam bermunculan berbagain jenis virus baru dengan beragam model serangan dan implikasinya, virus terganas bahkan dapat langsung melumpuhkan sistemoperasi seketika.

Dari beragam jenis virus yang sering muncul akhir-akhir ini, anda mungkin pernah mendengar nama Conflicker dan Kido. Virus ini tergolong sebagai malware dan menyerang komputer dengan sistem operasi windows. Karena tergolong malware, umumnya yang terjangkit adalah komputer yang sering digunakan untuk online namun demikian tidak menutup kemungkinan juga dapat menyerang komputer offline.

Dampak yang ditimbulkannya adalah berupa :

* Tidak bisa mengakses www.microsoft.com
* Antivirus tidak bisa diupdate
* Jaringan internet menjadi lambat
* Otomatis mendownload sendiri dari site-site tertentu

Virus yang satu ini terkadang tidak dapat terdeteksi oleh antivirus karena relatif masih sangat baru, sehingga banyak orang mengira bahwa sistem mereka masih dalam kondisi bersih dari virus dan semacamnya.

Apabila komputer anda mengalami gejala sepeti yang telah kami sebutkan diatas, ada baiknya anda mencoba melakukan berbagai langkah pengecekan, langkah paling awal adalah dengan mencoba melakukan scanning dengan anti virus, namun apabila cara ini tidak berhasil, masih ada cara lain yang bisa ditempuh.

Berikut adalah step by step bagaimana cara menghilangkan conficker dengan mudah.

1. Putuskan hubungan komputer yang terinfeksi dari jaringan baik jaringan wireless (WiFi) maupun wired (kabel LAN)
Matikan system restore (khusus XP keatas )dengan cara klik start -> all program -> accessories -> system tool -> system restore. Setelah masuk pilih pada menu setting pilih off untuk semua partisi.
2. Download Malware Removal Tools dari microsoft bisa klik disini
3. File tersebut bisa didownload dari komputer yang bebas virus ini, karena apabila komputer sudah terjangkit conficker dipastikan tidak dapat mengakses situs tersebut. Namun demikian, alternatif download bisa anda dapatkan dari link ini
4. Restart komputer anda
5. Masuk SAFEMODE (dengan menekan F8 sebelum logo Loading Windows muncul)
6. Jalankan Microsoft Malicious Software Removal Tool (KB890830.exe)
7. Pilih Perform Full Scan
8. Tunggu sampai proses scan selesai, kemudian restart komputer anda
9. Masuk ke Mode Normal, kemudian coba masuk ke situs www.microsoft.com kalau berhasil masuk berarti komputer anda telah terbebas dari Conficker
10. Untuk lebih amannya download security update dari Microsoft dari link INI guna mencegah infeksi ulang.

Selamat Mencoba !!!

Mengenal Lebih Jauh Tentang Virus Komputer

July 6th, 2009

PENGANTAR

Saat Ini, pastilah kita semua selaku konsumen/pengguna jasa komputer dan jaringan ( internet ) sudah sangat sering mendengar istilah ‘virus’ yang terkadang meresahkan kita. Tulisan ini akan mengupas lebih jauh mengenaivirus, yang nantinya diharapkan dapat membuat  kita  semua  mengerti dan memahami tentang virus.

A. ASAL MUASAL VIRUS

1949, John Von Neuman, menggungkapkan   ” teori self altering automata ” yang merupakan hasil riset dari para ahli matematika. 1960, lab BELL (AT&T), para ahli di lab BELL (AT&T)  mencoba-coba  teori yang diungkapkan oleh john v neuman, mereka bermain-main   dengan  teori tersebut untuk suatu jenis permainan/game. Para  ahli  tersebut  membuat program yang dapat memperbanyak dirinya dan dapat menghancurkan program buatan lawan.Program yang mampu bertahan dan menghancurkan semua program lain,   maka akan dianggap sebagai   pemenangnya. permainan ini akhirnya menjadi permainan   favorit ditiap-tiap lab komputer.semakin lama merekapun sadar dan mulai mewaspadai permainan ini dikarenakan   program  yang
diciptakan makin lama    makin    berbahaya,  sehingga  mereka melakukan pengawasan dan pengamanan yang ketat. Tahun 1980,  program tersebut  yang  akhirnya  dikenal dengan nama “virus” ini berhasil menyebar diluar lingkungan  laboratorium, dan mulai beredar  di dunia cyber. Tahun 1980, mulailah dikenal virus-virus yang menyebar di dunia cyber.

B.PENGERTIAN VIRUS

” A program that can infect other  programs by modifying them to  include a slighty altered copy of itself.A virus  can spread throughout a computer system or network using the authorization   of every   user using it to infect their programs. Every  programs that gets infected can also act as a virus that infection grows “
( Fred Cohen )

Pertama kali istilah “virus” digunakan oleh Fred Cohen pada tahun 1984 di Amerika Serikat. Virus komputer dinamakan “Virus” karena memiliki beberapa persamaan mendasar dengan virus pada istilah kedokteran(biological viruses).

Virus komputer bisa diartikan sebagai suatu program komputer biasa.Tetapi memiliki perbedaan yang mendasar dengan   program-program   lainnya,yaitu virus   dibuat   untuk  menulari  program-program  lainnya,     mengubah, memanipulasinya bahkan sampai merusaknya. Ada yang perlu  dicatat  disini, virus hanya akan menulari apabila program pemicu atau program  yang telah terinfeksi tadi dieksekusi, disinilah perbedaannya dengan “worm”. Tulisan ini tidak akan bahas worm karena  nanti  akan   mengalihkan   kita   dari pembahasan mengenai virus ini.

C.KRITERIA VIRUS

Suatu program yang disebut virus baru dapat dikatakan adalah benar  benar virus apabila minimal memiliki 5 kriteria :

1.    Kemampuan suatu virus untuk mendapatkan informasi
2.    Kemampuannya untuk memeriksa suatu program
3.    Kemampuannya untuk menggandakan diri dan menularkan
4.    Kemampuannya melakukan manipulasi
5.    Kemampuannya untuk menyembunyikan diri.

Sekarang akan coba dijelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dari tiap-tiap kemampuan itu dan mengapa ini sangat diperlukan.

1.Kemampuan untuk mendapatkan informasi

Pada umumnya suatu virus memerlukan daftar nama-nama file yang ada dalam suatu directory, untuk apa? agar dia dapat mengenali program program apa saja yang akan dia tulari,semisal virus makro yang akan menginfeksi semua file berekstensi *.doc setelah virus itu menemukannya, disinilah kemampuan mengumpulkan informasi itu diperlukan agar virus dapat membuat daftar/ data semua file, terus memilahnya dengan mencari file-file yang bisa ditulari.Biasanya data ini tercipta saat program yang tertular/terinfeksi
atau bahkan program virus ini dieksekusi. Sang virus akan segera melakukan pengumpulan data dan menaruhnya di RAM (biasanya :P ) , sehingga apabila komputer dimatikan semua data hilang tetapi akan tercipta setiap program bervirus dijalankan dan biasanya dibuat sebagai hidden file oleh virus .

2.Kemampuan memeriksa suat program

Suatu virus juga harus bias untuk  memeriksa  suatu  program  yang akan ditulari, misalnya ia bertugas menulari program berekstensi *.doc, dia harus memeriksa apakah file dokumen ini telah terinfeksi ataupun belum, karena jika sudah maka dia akan percuma menularinya 2  kali. Ini sangat berguna untuk meningkatkan kemampuan  suatu virus dalam hal  kecepatan menginfeksi suatu file/program.Yang  umum dilakukan oleh virus  adalah memiliki/ memberi   tanda  pada  file/program  yang  telah   terinfeksi
sehingga  mudah untuk dikenali  oleh  virus tersebut . Contoh penandaan adalah misalnya memberikan suatu byte  yang    unik  disetiap file yang telah terinfeksi.

3.Kemampuan untuk menggandakan diri

Kalo ini emang virus “bang-get”, maksudnya tanpa ini tak adalah virus. Inti dari  virus adalah kemampuan mengandakan diri dengan cara menulari program lainnya. Suatu virus apabila telah menemukan calon   korbannya (baik file atau program) maka ia akan mengenalinya dengan memeriksanya, jika belum terinfeksi maka sang virus akan memulai aksinya untuk menulari dengan cara menuliskan byte pengenal pada program/   file tersebut,dan seterusnya mengcopikan/menulis kode objek virus diatas file/program
yang diinfeksi.   Beberapa cara umum yang dilakukan oleh virus untuk menulari/ menggandakan dirinya adalah:

a.File/Program yang akan ditulari dihapus atau diubah namanya. kemudian diciptakan suatu file menggunakan nama itu dengan menggunakan virus tersebut (maksudnya virus mengganti namanya dengan nama file yang dihapus)
b.Program virus yang sudah di   eksekusi/load ke memori  akan langsung menulari file-file lain dengan cara menumpangi seluruh file/program yang ada.

4.Kemampuan mengadakan manipulasi

Rutin (routine) yang dimiliki suatu virus akan  dijalankan setelah virus menulari   suatu file/program. isi dari suatu rutin ini dapat  beragam mulai dari yang teringan  sampai pengrusakan. rutin ini umumnya digunakan untuk memanipulasi program ataupun mempopulerkan pembuatnya!  Rutin ini memanfaatkan kemampuan dari  suatu  sistem operasi (Operating System) , sehingga  memiliki   kemampuan   yang sama dengan  yang dimiliki sistem operasi. misal:

a.Membuat gambar atau pesan pada monitor
b.Mengganti/mengubah ubah label dari tiap file,direktori,atau label dari
drive di pc
c.Memanipulasi program/file yang ditulari
d.Merusak program/file
e.Mengacaukan kerja printer , dsb

5.Kemampuan Menyembunyikan diri

Kemampuan Menyembunyikan diri ini harus dimiliki oleh suatu virus agar semua pekerjaan baik dari awal sampai berhasilnya penularan dapat terlaksana. langkah langkah yang biasa dilakukan adalah:

-Program asli/virus disimpan dalam bentuk kode mesin dan digabung dengan program lain yang dianggap berguna oleh pemakai.
-Program virus diletakkan pada Boot Record  atau   track yang jarang diperhatikan oleh komputer itu sendiri
-Program virus dibuat sependek mungkin, dan hasil file yang diinfeksi tidak berubah  ukurannya
-Virus tidak mengubah keterangan waktu suatu file -dll

D.SIKLUS HIDUP VIRUS

Siklus hidup virus secara umum, melalui 4 tahap:

o Dormant phase ( Fase Istirahat/Tidur )
Pada fase ini virus tidaklah aktif. Virus akan diaktifkan oleh suatu kondisi tertentu, semisal:tanggal yang ditentukan,kehadiran program lain/dieksekusinya program lain, dsb. Tidak semua virus melalui fase ini

o Propagation phase ( Fase Penyebaran )
Pada fase ini virus akan mengkopikan dirinya kepada suatu program atau ke suatu tempat dari media storage (baik hardisk, ram dsb). Setiap program yang terinfeksi akan menjadi hasil “klonning” virus tersebut (tergantung cara virus tersebut menginfeksinya)

o Trigerring phase ( Fase Aktif )
Di fase ini virus tersebut akan aktif dan hal ini juga di picu oleh beberapa kondisi seperti pada Dormant phase o Execution phase ( Fase Eksekusi ) Pada Fase inilah virus yang telah aktif tadi akan melakukan fungsinya. Seperti menghapus file, menampilkan pesan-pesan, dsb

E.JENIS – JENIS VIRUS

Untuk lebih mempertajam pengetahuan kita tentang virus, Aku akan coba memberikan penjelasan tentang jenis-jenis virus yang sering berkeliaran di dunia cyber.

1.Virus Makro
Jenis Virus ini pasti sudah sangat sering kita dengar.Virus ini ditulis dengan bahasa pemrograman dari suatu aplikasi bukan dengan bahasa pemrograman dari suatu Operating System. Virus ini dapat berjalan apabila aplikasi pembentuknya dapat berjalan dengan baik, maksudnya jika pada komputer mac dapat menjalankan aplikasi word maka virus ini bekerja pada komputer bersistem operasi Mac.
contoh virus:

-variant W97M,misal W97M.Panther panjang 1234 bytes, akanmenginfeksi NORMAL.DOT dan menginfeksi dokumen apabila dibuka.
-WM.Twno.A;TW panjang 41984 bytes, akan menginfeksi Dokumen Ms.Word yang menggunakan bahasa makro, biasanya berekstensi *.DOT dan *.DOC -dll

2.Virus Boot Sector
Virus Boot sector ini sudah umum sekali menyebar.Virus ini dalam menggandakan dirinya akan memindahkan atau menggantikan boot sector asli dengan program booting virus. Sehingga saat terjadi booting maka virus akan di load kememori dan selanjutnya virus akan mempunyai kemampuan mengendalikan hardware standar (ex::monitor, printer dsb)  dan dari memori ini pula virus akan menyebar seseluruh drive yang ada dan terhubung kekomputer (ex: floopy, drive lain selain drive c).
contoh virus :

-varian virus wyx
ex: wyx.C(B) menginfeksi boot record dan floopy ;
panjang :520 bytes;
karakteristik :   memory resident dan terenkripsi)
-varian V-sign :
menginfeksi : Master boot record ;
panjang 520 bytes;
karakteristik: menetap di memori (memory resident),terenkripsi, dan polymorphic)
-Stoned.june   4th/ bloody!:
menginfeksi :  Master boot  record dan floopy;
panjang  520 bytes;
karakteristik: menetap di memori (memory resident), terenkripsi dan menampilkan
pesan”Bloody!june 4th 1989″ setelah komputer melakukan booting sebanyak 128 kali

3.Stealth Virus
Virus ini akan menguasai tabel tabel interupt pada DOS yang sering kita kenal dengan “Interrupt interceptor”  .   virus ini berkemampuan untuk mengendalikan instruksi instruksi level DOS dan  biasanya mereka tersembunyi sesuai namanya baik secara penuh ataupun ukurannya .

contoh virus:
-Yankee.XPEH.4928,
menginfeksi file *.COM dan *.EXE ;
panjang 4298 bytes;
karakteristik: menetap di memori, ukurantersembunyi, memiliki pemicu
-WXYC (yang termasuk kategori boot record pun  karena  masuk kategri stealth
dimasukkan pula disini),   menginfeksi floopy an motherboot record;
panjang 520 bytes;
menetap di memori; ukuran dan virus tersembunyi.
-Vmem(s):
menginfeksi file file *.EXE, *.SYS, dan *.COM ;
panjang fie 3275 bytes;
karakteristik:menetap di memori, ukuran tersembunyi, di enkripsi.
-dll

4.Polymorphic Virus
Virus ini Dirancang buat mengecoh  program antivirus,artinya virus ini selalu berusaha agar tidak dikenali oleh antivirus dengan cara selalu merubah rubah strukturnya setiap kali selesai menginfeksi file/program lain.

contoh virus:

-Necropolis A/B,
menginfeksi file *.EXE dan *.COM;
panjang  file 1963  bytes;
karakteristik: menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,terenkripsi dan
dapat berubah ubah struktur
-Nightfall,
menginfeksi file *.EXE;
panjang file 4554 bytes;
karakteristik : menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,memiliki pemicu,
terenkripsidan dapat berubah-ubah struktur
-dll

5.Virus File/Program
Virus ini menginfeksi file file yang dapat dieksekusi langsung dari sistem operasi, baik itu file application (*.EXE), maupun *.COm biasanya juga hasil infeksi dari virus ini dapat diketahui dengan berubahnya ukuran file yang diserangnya.

6.Multi Partition Virus
Virus ini merupakan gabungan dariVirus Boot sector dan Virus file: artinya pekerjaan yang dilakukan berakibat dua, yaitu dia dapat menginfeksi file-file *.EXE dan juga menginfeksi Boot Sector.

F.BEBERAPA CARA PENYEBARAN VIRUS

Virus layaknya virus biologi harus memiliki media untuk dapat menyebar,virus computer dapat menyebar keberbagai komputer/mesin lainnya juga melalui berbagai cara, diantaranya:

1.Disket, media storage R/W
Media penyimpanan eksternal dapat menjadi sasaran empuk bagi virus untuk dijadikan media. Baik sebagai tempat menetap ataupun sebagai media penyebarannya. Media yang bias melakukan operasi R/W (read dan Write) sangat memungkinkan untuk ditumpangi virus dan dijadikan sebagai media penyebaran.

2.Jaringan ( LAN, WAN,dsb)
Hubungan antara beberapa computer secara langsung sangat memungkinkan suatu virus ikut berpindah saat terjadi pertukaran/pengeksekusian file/program yang mengandung virus.

3.WWW (internet)
Sangat mungkin suatu situs sengaja di tanamkan suatu ‘virus’ yang akan menginfeksi komputer-komputer yang mengaksesnya.

4.Software yang Freeware, Shareware atau bahkan Bajakan Banyak sekali virus yang sengaja di tanamkan dalam suatu program yang di sebarluaskan baik secara gratis, atau trial version yang tentunya sudah tertanam virus didalamnya.

5.Attachment pada Email, transferring file Hampir semua jenis penyebaran virus akhir-akhir ini menggunakan email attachment dikarenakan semua pemakai jasa internet pastilah menggunakan email untuk berkomunikasi, file-file ini sengaja dibuat mencolok/menarik perhatian, bahkan seringkali memiliki ekstensi ganda pada penamaan filenya.

G.PENANGULANGANNYA

1.Langkah-Langkah untuk Pencegahan
Untuk pencegahan anda dapat melakukan beberapa langkah-langkah berikut :

o Gunakan Antivirus yang anda percayai dengan updatean terbaru, tdak perduli appun merknya asalkan selalu di update, dan nyalakan Auto protect
o Selalu men-scan semua media penyimpanan eksternal yang akan di gunakan, mungkin hal ini agak merepotkan tetapi jika Autoprotect anti virus anda bekerja maka prosedur ini dapat dilewatkan.
o Jika Anda terhubung langsung ke Internet cobalah untuk mengkombinasikan Antivirus anda dengan Firewall, Anti spamming, dsb

2.Langkah-Lagkah Apabila telah Terinfeksi

o Deteksi dan tentukan dimanakah kira-kira sumber virus tersebut apakah disket, jaringan, email dsb, jika anda terhubung ke jaringan maka ada baiknya anda mengisolasi computer anda dulu (baik dengan melepas kabel atau mendisable dari control panel)
o Identifikasi dan klasifikasikan jenis virus apa yang menyerang pc anda, dengan cara:
- Gejala yang timbul, misal : pesan, file yang corrupt atau hilang dsb
- Scan dengan antivirus anda, jika anda terkena saat Autoprotect berjalan
berarti vius definition di computer anda tidak memiliki data virus ini, cobalah update secara manual atau mendownload virus definitionnya untuk anda install. Jika virus tersebut memblok usaha anda untuk mengupdatenya maka ,upayakan untuk menggunakan media lain (komputer) dengan antivirus updatean terbaru.
o Bersihkan, setelah anda berhasil mendeteksi dan mengenalinya maka usahakan segera untuk mencari removal atau cara-cara untuk memusnahkannya di situs-situs yang memberikan informasi perkembangan virus. Hal ini jika antivirus update-an terbaru anda tidak berhasil memusnahkannya.
o Langkah terburuk, jika semua hal diatas tidak berhasil adalah memformat ulang komputer anda .

PENUTUP

Semoga pembahasan mengenai Virus ini dapat memberikan manfaat khususnya bagi penulis yang sedang belajar dan bagi kita semua umumnya, Tulisan ini ditujukan untuk pembelajaran semata sehingga sangat diharapkan kritik dan sarannya. Apabila banyak kekurangan pada tulisan ini harap dimaklumi.

REFERENSI

1.[ Stallings, William ],“CRYPTOGRAPHY AND NETWORK SECURITY,principle
and practice: second edition ” ,Prentice-Hall,Inc., New Jersey ,1999
2.[ Salim, IR.Hartojo ],“Virus Komputer, teknik pembuatan & langkah-
langkah penaggulangannya ,Andi OFFSET,Yogyakarta , 1989.
3.[ Amperiyanto, Tri ],“Bermain-main dengan Virus Macro”,Elex Media
Komputindo, Jakarta,2002
4.[ Jayakumar ], “ Viruspaperw.pdf ”, EBOOK version
5.[ y3dips ],“pernak pernik Virus”,http://ezine.echo.or.id,Jakarta,2003
6.“ Virus Definition dari salah satu Antivirus ”
7. www.ezine.echo.or.id
8. www.cah-asu.com

Repair Windows Tanpa Install Ulang

May 30th, 2009

1. Memperbaiki Instalasi (Repair Install)

Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting,
Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan)
yang awal.

- Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
- Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
- Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua,
bukan yang pertama.
- Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
- Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R
Ini akan memulai perbaikan.
- Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”
- Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS
Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file.
Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
- Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan,
dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting Information, Dynamic Update,
Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation”.
- Ketika ditanya, klik tombol Next
- Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
- Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
- Komputer akan restart.
- Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
- Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
- Selesai

Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.

2. NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)

Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan:
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
- Ketik: CD i386
- Ketik: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
- Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

3. HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)

Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan
file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).

- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Ketik: bootcfg /list
Menampilkan isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini
- Ketik: bootcfg /rebuild
Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

4. Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang

Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan:

“Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE”

- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Ketik: cd \windows\system32\config
- Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Ketik: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
- Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Ketik: copy \windows\repair\system
- Ketik: copy \windows\repair\software
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

5. NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)

Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:

a. Untuk partisi tipe FAT
- Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM
dari direktori i386 ke drive induk (root) C:\

b. Untuk partisi tipe NTFS
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
- Ketik: COPY X:\i386\NTLDR C:\
- Ketik: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

8 Langkah Membersihkan ‘Nadia Saphira’

May 27th, 2009

Tips Antivirus
8 Langkah Membersihkan ‘Nadia Saphira’
Wicak Hidayat - detikinet

Jakarta - Jika bertemu Nadia Saphira mungkin hati bisa berbunga-bunga, tapi jika komputer terinfeksi virus ‘Nadia Saphira’? Coba ikuti langkah-langkah berikut.

Berikut adalah delapan langkah membersihkan virus ‘Nadia Saphira’ alias ‘W32/VBTroj.AOQB’ pada komputer seperti dikemukakan analis antivirus Vaksincom, Adi Saputra, dalam keterangan yang diterima detikINET, Selasa (26/5/2009):

1. Sebaiknya putuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan
2. Matikan ‘System Restore’ selama proses pembersihan virus (untuk Windows XP / Vista).
3. Matikan proses virus yang aktif di memory. Gunakan tools pengganti task manager, seperti CProcess (dapat anda download di situs Nirsoft)
4. Lakukan kill process, pada beberapa file virus yang aktif yaitu :
* C:\Documents and Settings\All User\Start Menu\Programs\Startup\lan.exe
* C:\WINDOWS\system32\misconfig.exe
* C:\WINDOWS\taskmgr.exe
5. Hapus string registry yang telah dibuat oleh virus. Untuk mempermudah dapat menggunakan script registry dibawah ini.

[Version]
Signature=”$Chicago$”
Provider=Vaksincom Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKCR, batfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKCR, comfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKCR, exefile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKCR, piffile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKCR, lnkfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKCR, scrfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced,
HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile\DefaultIcon,,,”"%1″”
HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile,,,”Application”
HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile,infotip,0, “prop:FileDescription;Company;FileVersion;Create;Size”
HKLM, SOFTWARE\Classes\exefile,TileInfo,0, “prop:FileDescription;Company;FileVersion”
HKCU, Software\Microsoft\Command Processor, AutoRun,0,
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Command Processor, AutoRun,0,
HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL, CheckedValue, 0×00010001,1
HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL, DefaultValue, 0×00010001,2
[del]
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System, DisableRegistryTools
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoFolderOptions
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, nofind
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, nofind
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\msiexec.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\sessmgr.exe
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\SPYXX.exe

* Gunakan notepad, kemudian simpan dengan nama “*repair.inf*” (gunakan pilihan Save As Type menjadi All Files agar tidak terjadi kesalahan).
* Jalankan repair.inf dengan klik kanan, kemudian pilih install.
* Sebaiknya membuat file repair.inf di komputer yang clean, agar virus tidak aktif kembali.
6. Hapus file virus yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
* Icon application/folder
* Ext. exe
* Ukuran 69 kb & 17 kb
* Catatan:
* Sebaiknya tampilkan file yang tersembunyi agar mempermudah dalam proses pencarian file virus.
* Untuk mempermudah proses pencarian sebaiknya gunakan “Search Windows” dengan filter file **.exe* & **.ini* yang mempunyai ukuran 69 KB & 17 KB.
* Hapus file virus yang biasanya mempunyai date modified yang sama.
7. Tampilkan kembali folder yang disembunyikan pada drive atau flashdisk. Gunakan perintah ‘ATTRIB’ pada command prompt.
* Klik ‘Start’
* Klik ‘Run’
* Ketik ‘CMD’, kemudian tekan tombol Enter
* Pindahkan posisi kursor ke drive Flash Disk
* Kemudian ketik perintah *ATTRIB –s –h –r /s /d* kemudian tekan tombol enter
8. Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang ter-update dan mengenali virus ini dengan baik.